Ta Muen Thom Membara Konflik Memuncak di Garis Batas Surin–Oddar Meanchey

Surin, Thailand Situasi memanas di perbatasan antara Thailand dan Kamboja menyusul bentrokan yang terjadi pada 24 Juli 2025 di sekitar kuil kuno Ta Muen Thom, wilayah yang telah lama menjadi pusat sengketa antara kedua negara. Lokasinya yang berada tepat di perbatasan Provinsi Surin (Thailand) dan Oddar Meanchey (Kamboja) menjadikan kuil ini sebagai simbol identitas sekaligus konflik nasionalisme yang sensitif.

Akar Permasalahan Sengketa

Kuil Ta Muen Thom merupakan salah satu peninggalan era Khmer yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Thailand dan Kamboja sama-sama mengklaim kepemilikan atas situs ini, dan perdebatan tentang batas wilayahnya telah berlangsung selama beberapa dekade. Ketegangan semakin tinggi ketika pembangunan fasilitas militer dan patroli intensif dilakukan di sekitar area tersebut.

Pihak Thailand menuduh pasukan Kamboja melanggar wilayah mereka dengan mendirikan pos baru, sementara Kamboja menuding Thailand melakukan provokasi dengan pengerahan pasukan tambahan.

Bentrok Fisik & Dampaknya

Bentrokan terbaru menyebabkan beberapa korban luka dari kedua belah pihak dan mendorong evakuasi warga sipil di desa-desa terdekat. Penduduk setempat dilaporkan mengalami kepanikan, dengan sekolah dan tempat ibadah ditutup sementara.

Organisasi kemanusiaan mulai mengirim bantuan darurat, terutama di sisi Kamboja, yang infrastrukturnya lebih rentan terhadap gangguan keamanan.

Reaksi Pemerintah & Komunitas Internasional

Kementerian Luar Negeri Thailand menyerukan dialog damai namun tetap memperingatkan akan mempertahankan kedaulatan nasionalnya. Sebaliknya, pihak Kamboja menyatakan siap membawa masalah ini ke Mahkamah Internasional jika eskalasi terus berlanjut.

ASEAN dan PBB menyuarakan keprihatinan mendalam atas potensi konflik berskala lebih luas. Delegasi khusus dikabarkan akan dikirim untuk menengahi ketegangan dalam waktu dekat.

Jejak Sejarah yang Tak Kunjung Usai

Sengketa di Ta Muen Thom bukanlah insiden tunggal. Sebelumnya, konflik serupa pernah terjadi di sekitar kuil Preah Vihear pada tahun 2008 dan 2011. Ketidakjelasan batas wilayah hasil kolonialisme Prancis dianggap sebagai akar utama masalah ini.

Banyak pihak berharap agar pemerintah kedua negara menahan diri dan mengedepankan diplomasi untuk mencegah jatuhnya korban lebih banyak.

Kesimpulan

Ketegangan di Ta Muen Thom menjadi cerminan betapa rentannya stabilitas di wilayah perbatasan yang diperebutkan. Kuil yang seharusnya menjadi warisan budaya kini justru menjadi simbol konflik. Dunia internasional menantikan langkah nyata dari Thailand dan Kamboja untuk meredakan api yang tengah membara.

By Omagah